TOKO GRANIT TILE & TOKO BAHAN BANGUNAN BANJARMASIN
- Artikel | 30 January 2023
Kran air merupakan salah satu hal penting yang wajib dimiliki di setiap rumah tentunya. Dengan kegunaannya yang banyak, mulai dari mencuci piring hingga mencuci mobil, pastinya kamu membutuhkan kran air di rumahmu kan.
Nah, ternyata selain fungsinya, kran air juga bisa menjadi dekorasi untuk mempercantik penampilan interior rumah kamu lho. Berikut ini rekomendasi 4 jenis kran air pilihan untuk membuat desain rumah kamu semakin cantik dan menawan.
Dengan jenis kran air cabang, penggunaan air akan lebih mudah dan efisien! Karena, hanya dengan membeli satu jenis kran, kamu bisa mendapatkan dua sumber pembuangan! Hal ini berguna jika kamu ingin menggunakan dua keran secara bersamaan. Seperti contohnya keran pertama digunakan untuk menyiram tanaman, sedangkan yang kedua digunakan untuk mencuci mobil
Jenis kran air angsa memiliki leher panjang yang melengkung seperti angsa sungguhan. Jenis keran ini biasa digunakan pada wastafel dapur, karena bentuk leher dari jenis kran air yang melengkung ini dapat memberikan ruangan tambahan untuk bak mencuci piring. Sehingga sangat membantu dalam mencuci piring karena area bekerja yang lebih leluasa.
Tidak berbeda jauh dengan jenis keran sebelumnya, bedanya kran ini dibuat menggunakan bahan polyvinyl chloride (PVC) untuk membuatnya. Penggunaan PVC membuat jenis keran ini jauh lebih terjangkau dibanding yang biasa yang menggunakan bahan besi atau stainless steel. Kegunaannya pun sama, yaitu biasa digunakan pada wastafel dapur untuk mencuci piring. Namun, kelebihannya adalah jenis keran air ini dibanderol dengan harga lebih murah.
Keunikan dari jenis kran ini adalah ia bisa diputar hingga 360 derajat, sehingga membersihkan wastafel jadi lebih mudah. Tidak hanya itu, sambungan kran ini dapat menghemat air hingga 50 persen lho, Toppers! Air yang keluar dari mulut sambungan kran berbentuk bunga air, sehingga pemakaian air jadi lebih irit. Aliran air jadi terasa lebih deras, membersihkan piring atau makanan juga jadi lebih cepat.
artikel blog arsimetris djaja lainnya